Jenis Jenis Batu Alam Untuk Rumah anda (Kota Solok)



Sejak dahulu, batu alam sudah menjadi bahan pokok dalam membangun rumah. Mulai dari pembangunan pondasi hingga finishing abtu alam bisa diaplikasikan.

Ada banyak macam batu alam yang dapat kita gunakan sebagai komposisi pembangunan rumah ataupun hanya sebagai dekorasi ruangan.

Akhir-akhir ini, banyak sekali desainer rumah yang menggunakan berbagai macam batu alam karena multifungsi.

Batu alam pada rumah, mampu meningkatkan estetika serta memberikan kesan natural yang elegan dan juga bisa mempresentasikan kepribadian sang pemilik rumah.

kesan natural yang ditimbulkan oleh batu alam dapat meningkatkan kenyamanan anda dalam rumah.

Bukan hanya itu, dengan menggunakan batu alam sebagai bahan pembangun maupun dekorasi rumah, kamu juga bisa meningkatkan harga jual rumahmu di masa depan, lho.

Berikut adalah jenis-jenis batu alam yang bisa kamu pilih untuk desain rumahmu!

1. Batu Marmer (Batu Marble)



Marmer merupakan batuan yang sangat populer digunakan sebagai bahan dekorasi rumah. Marmer bisa diaplikasikan sebagai lantai maupun dinding rumah.

Dengan permukaan yang mengkilap dan warna yang terang, batu ini dapat memancarkan kesan mewah dan elegan.

Tips : Batu ini sangat sensitif terhadap cuaca, sehingga penggunaannya disarankan di tempat yang terlindung dari sengatan matahari dan curah hujan

2. Batu Granit



Batu granit pada umumnya diasah dan dipotong-potong untuk dijadikan lantai.

Lantai yang terbuat dari batu granit akan terasa lebih dingin dan tidak licin dibandingkan dengan lantai lainnya.

Batu ini juga anti gores dan anti jamur, lho!

Karena sifatnya yang kuat dan tahan cuaca, batu ini juga sering dijadikan untuk bahan bangunan lainnya seperti jembatan, kolam ikan, kolam renang, dan gedung-gedung perkantoran.

3. Batu Andesit





Batu andesit berasal dari proses erupsi gunung berapi.

Batu ini sudah sering dijadikan sebagai bahan pembangun dinding rumah karena karakteristiknya yang kuat, ketahanannya dalam menghadapi cuaca ekstrem, dan mudah dipasang.

Batu andesit bertekstrur seperti kayu jadi bisa kamu jadikan eksterior ruangan, karya seni, ataupun pagar depan rumah.

Karena karakternya yang kuat dan keras, batu andesit juga sering digunakan sebagai ubin halaman atau lantai garase mobil.

4. Batu Sabak



Batu sabak, atau yang lebih dikenal dengan istilah batu kali, banyak digunakan sebagai eksterior rumah.

Batu alam ini sangat kokoh dan bisa kamu jadikan sebagai pondasi bangunan.

Dengan sedikit sentuhan seni dari ahlinya batu sabak bisa menjadi hiasan eksterior yang memberi kesan maskulin dan kokoh bagi bangunan rumah anda.

Harganya pun relatif murah.

Untuk memasang batu ini di rumah, pastikan kamu memiliki alat-alat yang tepat karena batu ini lumayan susah dipotong dan diukir.

5. Batu Palimanan



Batu Palimanan berasal dari kecamatan Palimanan di Cirebon.

Batu yang satu ini diproduksi dari Gunung Ciremai dan sangat terkenal dengan kekuatan dan keawetannya.

Batu alam Palimanan memiliki pori-pori yang besar dan warna yang cukup terang, sehingga sangat disarankan untuk menggunakan pelapis khusus untuk melindungi dari lumut dan perubahan warna.

Kamu bisa menggunakan batu ini untuk dinding, kolam renang, taman, atau sebagai dinding pagar.

Menggunakan batu Palimanan sebagai batu alam dinding akan memberikan sentuhan alami yang cerah. Menarik sekali, kan?

6. Batu Hijau Sukabumi


Seperti namanya, batu ini berasal dari Sukabumi, dan termasuk batu langka di dunia!

Batu Sukabumi biasanya berwarna hijau, sehingga sering sekali digunakan sebagai lantai kolam renang, kolam ikan, atau pancuran air.

Keunggulan dari batu Sukabumi adalah sifatnya yang anti licin, sejuk, anti air, dan memiliki senyawa zeoilit yang bisa menjernihkan air.

Karena kelangkaannya, kamu mau tidak mau harus merogok kocek lebih dalam untuk membeli batu ini.

7. Batu Paras Jogja



Nah, untuk batu alam dinding satu ini tidaklah berwarna abu-abu atau hitam. Batu alam Paras Jogja terbuat dari kapur lunak sehingga memiliki warna krem dan putih. Batu alam dinding ini merupakan tipe limestone yang biasanya diproduksi di daerah Jogjakarta atau Jawa Tengah.

Batu alam dinding yang terbuat dari kapur ini kurang cocok jika digunakan sebagai finishing dinding bagian luar bangunan karena mudah kotor dan rentan ditumbuhi lumut dan serangga.

Namun, jika kamu menggunakan batu alam Paras Jogja untuk interior ruangan, pasti kamu akan suka dengan hasil akhir yang alami dan juga elegan.

8. Batu Putih Cacing

Ada satu keunikan lagi dari jenis batu alam Cirebon, yaitu batu alam putih cacing yang merupakan batuan sandstone, terbentuk karena adanya proses sedimentasi butiran-butiran pasir yang bermetamorfosis sehingga terbentuk batu putih cacing yang memiliki tekstur padat dan keras.

Cocok digunakan untuk dinding interior maupun eksterior.

9. Batu Candi


Jika kamu melihat nama dan gambar batu alam satu ini, hal yang pertama kamu pikirkan pasti candi-candi bersejarah di Indonesia.

Walaupun namanya sama, batu ini bukanlah jenis batu yang dipakai orang jaman dahulu untuk membangun candi.

Batu candi mempunyai komposisi yang berbeda dengan batu andesit yang biasanya digunakan para leluhur kita untuk membangun bangunan.

Pori-pori batu candi lebih terbuka dan juga lebih mudah dirawat dibandingkan batu andesit.

Harganya juga ramah di saku!

Buat anda yang ingin mencari berbagai batu alam untuk dekorasi rumah khusus area Kota Solok, tenang, kami (Kola Beton Bangunan) Menyediakan berbagai macam batu alam